Aku Banget!!!

Apa yang aku pikirkan dan apa yang aku ingin ungkapkan kepada seseorang tak selalu tersampaikan dengan baik oleh kata, gesture dan mikro ekspresiku. Bahkan untuk mengekspresikannya terhadap diri sendiri pun kadang merasa kesulitan, tangan kaku untuk menuliskan dan mulut terasa beku untuk mengatakannya. Entah karena aku yang terlalu pasif atau memang aku belum bisa menyampaikan sesuatu hal dengan baik. Hingga kesan yang aku perlihatkan, orang selalu salah mengartikannya. Iya, selalu.

Menurutku, ada banyak cara untuk mengungkapkan isi perasaan atau isi pikiran kita. Salah satu cara yang aku lakukan adalah ini, menulisnya di blog yang seorang pun tak mengetahui blogku ini. Percuma -_-

Atau cara lainnya mere-tweet status pesan yang mewakili isi hati dan pikiran kalian, share dan like status orang lain di Facebook. Masih banyak lagi. Banyak user media sosial yang membagi curhatan dan isi pikirannya ke media sosial. Tujuannya sebagai pelajaran bagi seseorang atau sebagai penolong untuk mewakili perasaan kalian. Nah!

Dari salah satu akun instagram, aku menemukan Caption yang memang Aku Banget!!! Ini mewakali isi perasaan dan isi pikiranku kepada sahabatku yang jauh disana. Akan aku re-post di sini. ini dia…

SAHABAT DALAM KETAATAN

Kita tak lahir di tempat yang sama, bahkan hidup kita pun jauh berbeda. Sikap, sifat, gaya, cara kita sendiri, benci, murka, marah, duka pun tersendiri.

Tapi kita disatukan dengan impian yang sama. Diperjalankan dengan langkah yang tak berbeda, digandengkan dengan cita – cita tak ternilai, diikat dengan harga yang takkan terbeli.

Kerap kali kita berbeda pendapat dan berselisih. Bagiku aku benar, bagimu kamu lebih benar. Bagiku kamu salah, bagimu aku lebih salah. Begitukah kisah kita diuji, apakah karena Allah swt?

Berteman memang tak mudah, karena harus memahami. Berteman memang tak gampang, ada pengorbanan di sana. Terkadang aku berpikir haruskah sendiri berjalan? Sering kali aku tak tahan, mungkin lebih baik sendiri.

Menempuh perjalanan sendiri, selesai lebih lekas. Tak perlu memikirkan siapa pun, selain diri sendiri. Tak usah sakit hati, sebab tak dihiraukan dan dimengerti. Tapi itukah yang sebenarnya aku inginkan?

Tidak. Proses itulah sebenarnya harta, bukan hasil. Sebab semua siap dengan hasil, tapi tidak dengan proses. Kita bisa lebih cepat sendiri, tapi tidak akan jauh. Canda, tawa, ceria, duka, lara yang dibagi itulah arti.

Aku ditanya tentang arti engkau bagiku, aku pun tak tahu. Yang jelas bersamamu aku malu bermaksiat, aku jauh dari dosa. Dengan amalan dan tutur lisanmu aku lebih mudah mengingat Allah swt. Itulah arti engkau bagiku, sahabat dalam ketaatan.

Saat manusia di dalam kebingungan, saat kita semua dikumpulkan, senantiasa berharap engkau dan aku dipanggil oleh Allah Ar-Rahman. Diteduhkan kita dengan naungan-Nya, dilegakan kita dengan wajah-Nya. Dan dikatakan pada kita, dengan suara-Nya yang sudah kita duga “Dimanakah orang – orang yang saling mengasihi karena keagungan-Ku?”

“Masuklah surga, engkau dan sahabat yang engkau cintai karena Aku” “Dan yang lebih mencintai saudaranya, akan mendapatkan tempat lebih tinggi”

Dan saat itu, kau dan aku, kita, akan bersyukur telah mencitai karena-Nya. Uhibbum fillah, duhai saudaraku, sungguh aku mencintai kalian semua karena Allah swt.

–by : Felix Siauw–

Nah itu captionnya yang aku banget!!! Hingga aku menulisnya di sini. Aku harus menulisnya karena aku pikir suatu hari ini akan dibaca oleh sahabatku di sana. Sungguh ini tutur kata yang selama ini ingin aku ucapkan yang sudah terlalu lama mengendap di dalam diriku.

Akhirnya aku menuliskannya walau itu bukan murni buatanku. Namun aku bersyukur 🙂

Advertisements

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s